Bayangkan diri anda sedang mendekati rekan kerja atau calon klien anda pada sebuah pertemuan. Bagaimana anda melihat diri anda?, pesan apa yang anda sampaikan dari bahasa tubuh anda ketika menemui calon klien anda?..

Apa yang postur, mata, tangan, ayunan langkah anda katakan?, informasi apa yang dapat calon klien anda dapatkan ketika melihat anda ( kesan pertama ? ), terlepas dari faktor kompetensi yang lain. Bahasa tubuh memiliki peran yang sangat besar dalam penilaian orang lain. Tentu pada bidang-bidang tertentu hal ini sangat dibutuhkan dan dilatih dengan baik, agar dapat mewakili pesan yang akan disampaikan kepada calon klien sesuai dengan yang kita inginkan.

Berikut bahasa tubuh yang dapat dipelajari dengan mudah dan menambah wawasan tentang “personal branding” :

  1. Senyuman tulus

steve-jobs - personal branding

Senyuman yang tulus tidak hanya merangsang kenyamanan dan kepercayaan diri anda saja, namun juga orang-orang di sekitar anda, kesan ramah, kooperatif dan dapat dipercaya tergambar dari senyuman tulus anda. Senyum tulus, ramah dan kontak mata dengan seseorang yang akan anda temui memberikan kesan yang baik, dan mudah untuk mengajak orang lain tersenyum balik.

  1. Berwibawa

Terdengar berwibawa dari nada anda ketika melakukan percakapan dengan klien maupun calon klien anda. Membantu orang lain bahwa anda orang yang menghormati lawan bicara, Ketika anda mengajukan pertanyaan atau meminta persetujuan anda dapat memainkan pola nada tinggi rendah, tetap dalam batas kewibawaan. Sehingga dengan bahasa tubuh anda, seseorang dapat menilai pribadi sekaligus produk yang akan anda tawarkan.

billgates - personal branding

  1. Ramah

Hindari sikap otoriter ketika berbicara dengan klien ataupun calon klien anda, karena mereka akan merasa terintimidasi oleh anda. Untuk menunjukkan sikap ramah dan membangun pendekatan hindari tatapan intens kepada lawan bicara dan ekspresi wajah yang tidak menyenangkan, Tunjukkan bahwa diri anda terlibat dengan pembicaraan mereka dengan duduk dalam posisi santai, hindari juga bersandar dengan tangan di belakang kepala atau menyangga kaki di bawah meja. Ketika dalam posisi berdiri hindarilah pose menyilangkan kedua tangan  dan juga hindari memasukkan tangan pada kantong celan.

smile - personal branding

Dengan tiga bahasa tubuh diatas, setidaknya dapat mewakilkan diri anda maupun produk anda agar para pelanggan dapat dengan mudah mengingat anda dari bahasa tubuh dan pelayanan yang anda berikan. Karena bahasa tubuh memiliki peranan yang besar dalam penilaian orang lain terhadap diri maupun produk anda.