Bagaimana kita mengartikan istilah “zona nyaman”, karena masing-masing memiliki perlakuan yang berbeda-beda. Apakah dapat dimengerti jika anda tidak bersedia untuk mengejar tujuan dan keluar dari kegiatan yang sama anda lakukan setiap hari?, mungkin anda takut diejek atau takut mengambil resiko karena rasa cemas yang berlebihan. Namun, ada saat-saat anda memang harus keluar dari daerah nyaman anda dan melakukan apa yang diperlukan untuk mengurangi penyesalan dalam hidup anda, karena hidup ini singkat.

Berikut ini adalah tanda-tanda untuk membantu anda menyadari bahwa anda perlu untuk melompat keluar dari zona kenyamanan anda.

  1. Anda tidak bahagia, dan anda tidak tahu kenapa

pria-depresiHebatnya, anda memiliki segala sesuatu di sekitar anda seperti sebagaimana mestinya. Namun, entah bagaimana masih terasa seperti anda ingin lebih dari kehidupan. Anda tidak merasa senang karena hal-hal yang begitu biasa dan biasa. Tubuh anda ingin sesuatu yang berbeda, mungkin pengalaman baru atau tantangan baru.

  1. Anda meragukan diri sendiri

ragu

Anda tidak tahu seberapa baik atau seberapa mampu anda. Entah bagaimana, ini mengarah pada keraguan diri (negative self talk). Tentu saja, Anda akan senang untuk menemukan kepuasan dalam tantangan yang membawa petualangan baru untuk anda, Anda tidak tahu apakah ingin bangun esok hari untuk berusaha mencapai tujuan anda, atau anda bangun esok hari dan dapat mencapai apa yang sebelumnya anda inginkan.

  1. Anda menghadapi stagnansi

ragu-ragu

Anda berada di persimpangan yang sama untuk sementara dan anda merasa kenyang dan bosan dengan masalah tersebut. Anda tidak tumbuh dan tidak melihat apapun yang berkembang di sekitar anda. Anda merasa bahwa semua yang dimiliki telah bekerja seperti keinginan anda. Sayangnya, anda berada dalam masa krisis dimana anda tidak membuat jenis yang tepat dari proses kepribadian yang layak untuk anda.

  1. Anda sudah tidak ingat kapan terakhir kali anda mencoba sesuatu yang baru

o-TRY-SOMETHING-NEW-

Pasti sangat lama sejak anda merasa tertantang dengan sesuatu yang baru, Karena telah melakukan hal yang sama begitu lama sehingga anda tidak dapat mengingat terakhir kali anda memiliki adrenalin ketika mengejar sesuatu yang anda inginkan. Hal ini bukan berarti anda tidak menyukai tantangan, tetapi anda sudah terlalu santai di zona Kenyamanan anda, yaitu Santai menonton dunia dan kegiatannya berlalu.

  1. Jarang membuat percakapan dengan orang asing

man and woman with speech bubbles on chalk board

Anda tidak bertemu orang-orang baru, Anda tidak akan menemukan saluran baru untuk mengekspresikan diri. Anda khawatir tentang  bagaimana dunia akan melihat jika anda melakukan sesuatu yang berbeda atau berbicara kepada mereka. Karena anda tidak ingin memiliki respon yang berbeda dari yang anda biasa terima untuk sementara waktu. Merasa sudah cukup baik, tidak mencolok dengan bertemu orang baru atau memulai hubungan baru.

  1. Mengatakan “Tidak” atau menolak ajakan ketika diminta untuk melakukan sesuatu yang baru atau tidak nyaman.

live in box

Apapun yang tidak beresonansi dengan apa yang sedang anda lakukan tampaknya beresiko. Merasa negative untuk setiap prospek baru yang keluar dari bidang yang anda minati. Anda akan senang melihat tugas didelegasikan kepada orang lain selain anda karena anda benar-benar merasa kebingungan.

  1. Sering menunda-nunda

menundapekerjaan

Anda terus menunggu unuk hal-hal menjadi sempurna sebelum anda mengambil tindakan. Namun, hal-hal tersebut tidak pernah menjadi sempurna. Anda seperti memiliki sesuatu yang menahan diiri anda dari dalam dan anda tidak bersedia untuk melakukan apa-apa tentang hal itu. Sebaliknya, Anda membuat alasan dan mengeluh tentang bagaiman waktu berjalan dan faktor-faktor lain yang tidak tepat, Anda selalu mengatakan pada diri sendiri bahwa “suatu hari nanti” anda akan menyelesaikan tugas anda, atau bahwa “suatu hari” kita akan melakukan perjalanan ke luar negeri, atau mengambil kelas acting “suatu hari”.

  1. Terus menerus menggunakan kata-kata “jika” dan “ketika”

245001_ilustrasi-pria-_663_382

Sering menggunakan kata-kata negative seperti “tidak bisa” atau “tidak akan”. Anda benar-benar tidak tahu bagaimana besarnya dampak menggunakan kata-kata negative tersebut ke dalam zona nyaman anda. Anda bisa menggunakan kata-kata seperti “jika” dan “ketika”, daripada kata-kata “harus” atau “bisa”. Tidak selalu terjebak dalam menggunakan kata-kata negative yang membuat anda tidak keluar dari zona kenyamanan anda karena kata-kata ini focus pada resiko dan membatasi anda ke tempat tepat saat anda berada sekarang ini.

” Melepaskan kebiasaan untuk meninggalkan zona nyaman kita hanyalah langkah awal, langkah berikutnya adalah benar-benar mendorong diri kita keluar dari zona kenyamanan . Hal ini mungkin terdengar menakutkan, tetapi kita tidak perlu terburu-buru melaluinya. Percayalah, dengan waktu dan ketekunan, Pada akhirnya anda akan menemukan bahwa anda adalah orang yang kuat. “