Saat ini, bisnis maupun usaha secara online maupun offline menemukan cara yang berbeda-beda untuk menerapkan perilaku psikis bagi calon pembeli maupun pelanggan mereka dalam memasarkan produk. Hal ini bukanlah bidang baru dalam dunia bisnis, beberapa orang memainkan peran kunci dalam hubungan antara psikologi dan iklan produk.

Berikut 6 bentuk pemasaran yang memiliki hubungan psikologi

  1. “Hot Product”,“Limited Edition”

Jakarta+Great+Sale.jpg

Suatu merek atau produk yang menggunakan kata-kata untuk menarik minat calon pembeli maupun pelanggan dengan tawaran menarik agar mereka mengambil tindakan. Kata-kata yang menarik tersebut meminta respon emosi dari konsumen, dan menciptakan hubungan asosiasi dengan produk.

  1. “Free Trial – Tanpa Resiko”, “Test Drive” dll

-free-trial

Kata-kata seperti “Mencoba sebelum membeli”, merupakan pendekatan  pemulihan resiko yang terbukti sangat efektif. “GRATIS” adalah salah satu kata yang mempunyai “Daya Kuat” dalam dunia pemasaran, dan mencoba mengajak konsumen untuk mencoba produk baru setiap hari.

  1. Testimoni

Testimonial_Icon

Testimoni dalam dunia pemasaran ditujukan untuk memberikan konsumen bukti, bahwa mereka tidak membuang waktu mereka. Testimonial paling efektif adalah yang berisi tentang “feedback” pelanggan atas produknya, dan juga berisi tentang apa yang konsumen “dapatkan” karena produk yang dipakai.

  1. Public Figure

be like me

Seorang selebriti maupun public figure akan meningkatkan kredibilitas suatu brand maupun produk, karena orang lebih cenderung cepat mengenal dan mempercayai seorang selebritis dengan reputasi yang baik dan positif. Seperti iklan di media televisi menggunakan beberapa tokoh masyarakat maupun public figure dalam menawarkan produknya, begitu juga di dunia online.

  1. “Diskon, Big Sale, Get 5%Off”

get-it-now-price

Ada beberapa tipe pembeli yang selalu mencari penawaran terbaik, begitu juga dalam pemasaran. Tentu penawaran yang baik seperti, diskon 5% ,  beli 1 gratis 1 ( buy – one – get –one) memberikan perhatian khusus kepada calon pembeli maupun pelanggan untuk mengambil suatu tindakan “take action”

  1. Batasan

promo-elektronik

Batasan waktu, memberikan konsumen deadline ( jangka waktu tertentu) atau memberikan batasan jumlah barang, sehingga konsumen bertindak dan memberikan keputusan dalam penawaran. Dalam sebuah penelitian, batasan waktu dalam pemasaran paling efektif digunakan untuk produk-produk yang mahal seperti elektronik.