10 Step yang Harus anda Lalui, Jika ingin beralih dari Karyawan menjadi Entrepreneur

Kesibukan dan rutinitas yang begitu – begitu saja tidak jarang membuat kita bosan, jengah dan juga ingin berhenti. Ini sering dialami oleh para karyawan atau pekerjaan kantoran. Mereka terkadang merasa bahwa waktu yang dimilikinya untuk bekerja tidak cukup memenuhi kebutuhan ataupun biaya hidup. Sekalipun bisa dan cukup, pasti ada kebutuhan untuk memuaskan keinginan menjadi orang yang lebih mandiri. Dan salah satu yang menjadi pilihan adalah menjadi seorang pengusaha atau entrepreneur. Entrepreneur sendiri bisa menjadi jalan untuk mereka yang ingin menjadi orang yang lebih mandiri dan sukses dengan mimpi dan cita – cita mereka sendiri.

smile customer

Mereka bekerja tidak terpaku dengan waktu seperti para karyawan kantoran. Dan mereka bisa membangun sistem perusahaan mereka sendiri. Banyak para pebisnis sukses yang awalnya menjadi seorang karyawan. Mereka memilih untuk pergi dan menjalani harapan mereka sebagai pemilik bisnis. Lalu semudah itukah? Tentu tidak, setidaknya step-step di bawah ini akan membantu kita menemukan apa yang harus kita lakukan saat ingin menjadi seorang entrepreneur muda dan mandiri.

  1. Pertama, anda harus tahu apa yang anda ingin capai dan raih di usia dan keadaan anda saat ini

plann business

Ada kalanya mereka yang ingin beralih menjadi entrepreneur dari yang sebelumnya menjadi seorang karyawan tidak punya harapan ataupun keinginan yang besar. Sedangkan ketika kita ingin memulai yang baru, mimpi dan harapan baru harus terus ada. Kita harus tahu apa yang ingin kita capai dan ingin kita raih saat ini dan untuk kedepannya. Saat kita tahu apa tujuan kita, mudah bagi kita menentukan cara untuk mencapai harapan itu. Ada orang yang dengan semangat membara tidak bisa mempertahankan tujuan mereka untuk membangun bisnis.

  1. Anda juga harus tahu apa yang dicari oleh masyarakat dan bisakah anda memenuhinya

pelayanan customer

Sebuah bisnis yang layak dan patut untuk bersaing di rana bisnis adalah mereka yang tahu apa yang ingin mereka lakukan dan apa yang orang lain cari dan butuhkan. Mereka yang benar-benar ingin berbisnis tidak sekedar berpromosi dan menjual produk kepada pelanggan. Tapi mereka yang terus mencari tahu apa yang dibutuhkan masyarakat dan apa yang bisa dipenuhi dari bisnis mereka. Ketelitian dan kejelian para pebisnis melihat peluang ini akan membawa mereka bisa sukses membangun bisnisnya dan terus dicari oleh masyarakat.

  1. Coba cari dan seleksi siapa pelanggan ideal untuk bisnis anda

pelanggan+ideal+bisnis+pelayanan+pelatihan

Untuk bisnis yang terus berkembang dan dicari oleh masyarakat, kita harus menentukan siapa pasar bisnis kita nantinya. Beberapa orang memang terlihat sangat ideal untuk bisnis kita, tapi tanyakan kepada mereka apa kebutuhan terbesar mereka, ketakutan dan aspirasi mereka terkait bisnis yang kita rencanakan. Apakah manfaat dari produk atau layanan kita sudah sesuai dengan kebutuhan riil mereka? Catat juga kata-kata yang mereka gunakan, mereka akan membantu kita dalam menciptakan strategi yang lebih otentik.

  1. Buatlah desain dan rencana bisnis anda dari sekarang

plann+strategi+rencana+bisnis

Terlalu dini memang, tapi langkah yang paling awal saat ingin memulai bisnis adalah dengan membuat rencana dan desain bisnis kita. Di era teknologi banyak pebisnis yang lebih melibatkan pembuatan konten, menggunakan sosial media, mengirim email dan banyak lagi usaha promosi bisnis yang dilakukan. Tapi pastikan kita tahu bagaimana tanggapan pelanggan terhadap ide bisnis kita. Dan pada saat yang sama, layout atau desain bisnis yang super formal bisa kita buat. Tapi tetap tidak perlu menutupi struktur operasi, produk, sistem pengiriman dan rencana ekspansi. Pastikan anda punya rencana bisnis yang matang sekalipun masih terlihat sangat sederhana.

  1. Belajarlah mengatur bisnis Anda dari yang paling sederhana

rencana keuangan

Kalau anda bisa, uji ide perusahaan anda dengan meluncurkan skala kecil untuk awal, ini bisa dilakukan saat anda masih berstatus sebagai pegawai kantoran. Ini memberikan anda kesempatan untuk menguji ide bisnis anda, dan mendapatkan klien pertama dan melihat apakah bisnis anda akan berjalan, sebelum akhirnya anda memutuskan untuk resign dan meninggalkan perusahaan.

  1. Carilah feed back dan sesuaikan dengan kemampuan yang anda miliki

feedback+masukkanpelanggan

Saat anda menjalankan ide atau operasi skala kecil, anda akan terbantu untuk menyusun ide yang lebih besar lagi. Anda juga harus meminta umpan balik dari pelanggan ataupun dari orang terdekat anda. Dan bahkan anda perlu membuat perubahan pada rencana yang sudah anda buat, jika memang diperlukan.

  1. Buatlah sebuah tim

tim+teamwork

Bisnis yang berhasil tidak bisa kita jalankan sendiri. Kita butuh seuah tim untuk membantu mengatur bisnis kita. Menjadi seorang pemimpin akan membantu kita fokus mengatur dan membuat rencana pengembangan. Sedangkan untuk kegiatan produksi, promosi dan pemasaran biarkan ditangani oleh mereka yang kita pilih dan ahli di bidangnya.

  1. Atur dan kelola uang yang anda miliki

kelola uang+rencana keuangan

Uang atau modal masih menjadi ancaman keruntuhan bisnis di awal mereka berdiri. Untuk usaha kecil, kemungkinan kita untuk menyisihkan uang akan sangat sulit. Bahkan kita akan lebih banyak mengambil, meminjam dan menggunakan uang. Kalau anda punya ide yang besar, mungkin anda membutuhkan modal yang cukup besar. Dari sini anda harus bisa mendapatkan dan mengatur modal usaha atau investasi luar lainnya.

  1. Belajar mengatur struktur perusahaan anda mulai dari sekarang

struktur bisnis+organisasi

Saat anda sudah mulai membangun struktur perusahaan, itu artinya anda mulai harus belajar mengatur dan mengembangkan keahlian di masing – masing orang dan bidang yang mereka kerjakan. Anda bahkan harus segera mendaftarkan bisnis anda, baik dari segi nama perusahaan dan nama domain website anda. Kalau semenit saja telat, bisa-bisa nama perusahaan dan nama domain anda dimiliki oleh orang lain.

          10 . Tinggalkan pekerjaan anda jika anda benar-benar siap untuk mandiri

bob sadinoe+pengusaha

Dan yang terakhir bisa anda lakukan jika anda benar-benar sudah sangat siap untuk memulai kehidupan yang baru sebagai entrepreneur. Menghadapi kenyataan bahwa sebentar lagi waktu anda akan sepenuhnya digunakan untuk mengurus bisnis dan tenaga anda akan banyak terkuras untuk mengelola bisnis anda. Alih-alih lega karena sudah tidak bergelut dengan kegiatan yang itu-itu saja, anda harus bisa lebih semangat saat anda menjalankan dan bekerja sendiri mulai saat ini. Tapi jangan sampai kehilangan komunikasi dengan orang-orang yang pernah bekerja dengan anda. Karena tidak ada yang tahu bahwa suatu saat nanti, anda membutuhkan mereka untuk membantu pekerjaan anda.

Nah, sekarang sudah siapkah anda untuk menjalankan bisnis anda sendiri? Menjadi orang yang mandiri dan bersemangat dari sebelumnya?

Salam Sukses ..!!